Sharing Printer & Fix Error 0x0000011b: Panduan Teknisi Professional
Dalam ekosistem perkantoran maupun penggunaan rumahan yang memiliki lebih dari satu komputer, fitur Sharing Printer adalah sebuah keharusan. Bayangkan betapa tidak efisiennya jika setiap kali ingin mencetak dokumen, Anda harus memindahkan file ke flashdisk atau mencabut kabel USB printer secara bergantian. Windows telah menyediakan fitur Local Area Network (LAN) sharing yang memungkinkan satu printer diakses oleh puluhan komputer sekaligus.
Namun, sejak pembaruan keamanan Microsoft terkait kerentanan PrintNightmare, proses sharing printer tidak lagi semudah dulu. Munculnya Error 0x0000011b menjadi mimpi buruk bagi banyak teknisi IT. Artikel ini akan membedah secara teknis dari dasar cara melakukan sharing hingga trik registri untuk memecahkan error spooler yang membandel.
Bagian 1: Fondasi Jaringan untuk Sharing Printer
Sebelum masuk ke pengaturan printer, jaringan LAN Anda harus dalam kondisi "sehat". Printer sharing tidak akan bekerja jika komputer host (yang tersambung kabel USB ke printer) dan komputer client tidak berada dalam subnet yang sama atau terhalang oleh firewall.
1.1 Mengatur Network & Sharing Center
Langkah pertama adalah memastikan Windows mengizinkan berbagi pakai file dan perangkat keras di jaringan tersebut. Ikuti prosedur berikut di komputer Host:
- Buka Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center.
- Klik pada Change advanced sharing settings di panel sebelah kiri.
- Pada profil Private, pastikan Turn on network discovery dan Turn on file and printer sharing telah dicentang.
- Scroll ke bawah ke bagian All Networks, matikan Password protected sharing jika Anda ingin memudahkan akses (namun pastikan jaringan Anda aman).
Bagian 2: Cara Sharing Printer di Komputer Host
Setelah jaringan siap, saatnya memberikan instruksi kepada sistem operasi untuk "membagikan" akses printer tersebut ke jaringan.
- Buka Settings > Devices > Printers & Scanners.
- Pilih printer yang ingin dibagikan, klik Manage, lalu pilih Printer Properties.
- Klik tab Sharing, lalu centang kotak Share this printer.
- Berikan nama share yang sederhana (hindari spasi yang terlalu panjang), misalnya
Printer_Kantor. - Klik Apply dan OK.
Bagian 3: Tragedi Error 0x0000011b
Ini adalah masalah yang paling sering ditanyakan saat ini. Anda sudah melakukan sharing dengan benar, jaringan terdeteksi, namun saat komputer client mencoba klik "Connect", muncul pesan:
Mengapa Ini Terjadi?
Error ini muncul karena pembaruan keamanan Microsoft (khususnya patch KB5005565) yang mencoba memperbaiki celah keamanan bernama CVE-2021-1678. Microsoft secara paksa meningkatkan level autentikasi pada RPC (Remote Procedure Call) di sistem spooler. Sayangnya, banyak printer lama dan konfigurasi jaringan standar tidak mendukung tingkat keamanan baru ini, sehingga koneksi ditolak secara otomatis.
Solusi Permanen: Bypass Melalui Registry Editor
Untuk mengatasi ini tanpa harus menghapus pembaruan keamanan (yang berisiko), kita perlu memberikan instruksi pada Windows untuk kembali menggunakan level autentikasi lama. Langkah ini WAJIB dilakukan di komputer HOST (komputer yang tersambung printer):
- Tekan tombol
Windows + R, ketikregedit, lalu tekan Enter. - Masuk ke direktori berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Print. - Klik kanan pada area kosong di panel kanan, pilih New > DWORD (32-bit) Value.
- Beri nama value tersebut:
RpcAuthnLevelPrivacyEnabled. - Pastikan nilainya adalah
0(nol). - Tutup Registry Editor dan Restart komputer Host Anda.
Bagian 4: Manajemen & Perbaikan Print Spooler
Print Spooler adalah layanan (service) di Windows yang berfungsi sebagai antrean dokumen sebelum dikirim ke mesin cetak fisik. Seringkali, dokumen "nyangkut" di antrean dan membuat printer tidak merespons perintah cetak apa pun.
Cara Membersihkan Spooler yang Macet
Jika printer Anda statusnya "Ready" tapi tidak mencetak, lakukan flushing spooler secara manual dengan perintah sakti ini melalui Command Prompt (Admin):
net stop spoolerdel /Q /F /S "%systemroot%\System32\Spool\Printers\*.*"net start spooler
Perintah di atas akan menghentikan layanan printer, menghapus semua file sampah/antrean yang rusak di folder sistem, dan menjalankan kembali layanannya secara bersih.
Bagian 5: Tabel Troubleshooting Umum
| Masalah | Kemungkinan Penyebab | Solusi Cepat |
|---|---|---|
| Printer Offline (Client) | IP Host Berubah | Set Static IP pada Komputer Host |
| Error 0x0000007c | Driver Corrupt | Instal ulang driver versi terbaru dari web resmi |
| Antrean "Pending" Terus | Spooler Macet | Restart Service Spooler melalui services.msc |
| Access Denied | Izin (Permission) Sharing | Tambahkan user "Everyone" di tab Security Printer Properties |
Bagian 6: Tips Tambahan untuk Stabilitas Jaringan
Printer sharing sangat bergantung pada alamat IP. Jika router Anda memberikan IP dinamis (DHCP) yang sering berubah, maka client akan kehilangan jejak printer setiap kali komputer host dinyalakan ulang.
Rekomendasi Teknisi: Selalu atur alamat IP statis pada komputer host. Misalnya, jika IP standar adalah 192.168.1.15, kunci alamat tersebut di pengaturan Network Adapter agar tidak pernah berubah. Di sisi client, hubungkan printer menggunakan alamat IP (bukan nama komputer) untuk koneksi yang lebih stabil:
\\192.168.1.15\Nama_Printer
Kesimpulan
Sharing printer memang terlihat sederhana di permukaan, namun membutuhkan pemahaman teknis mengenai jaringan dan keamanan sistem operasi Windows. Masalah seperti Error 0x0000011b membuktikan bahwa konfigurasi standar tidak selalu cukup di tengah pembaruan keamanan yang ketat.
Dengan menerapkan modifikasi registri RpcAuthnLevelPrivacyEnabled, menjaga kebersihan folder spooler, dan memastikan konfigurasi IP yang statis, Anda bisa menciptakan sistem pencetakan jaringan yang handal dan profesional. Jangan biarkan kendala teknis menghambat produktivitas kerja Anda!
Butuh Bantuan Teknis Lebih Lanjut?
Jika Anda masih mengalami kendala atau membutuhkan jasa teknisi IT profesional untuk setting jaringan kantor Anda, jangan ragu untuk menghubungi kami.
















